Usul Reshuffle, Ruhut Dinilai PKS Berlebihan

Usul Reshuffle, Ruhut Dinilai PKS Berlebihan

- detikNews
Jumat, 07 Mei 2010 15:35 WIB
Usul Reshuffle, Ruhut Dinilai PKS Berlebihan
Jakarta - Politisi Partai Demokrat (PD) Ruhut Sitompul dinilai berlebihan karena mengusulkan reshuffle menteri dari partai koalisi yang mbalelo, bersamaan dengan penggantian Menkeu Sri Mulyani. Padahal, tidak ada hubungannya antara pengantian Sri Mulyani dan reshuffle.

"Pernyataan Ruhut itu berlebihan. Terlalu jauh sampai ke reshuffle. Nggak ada urusannya, nggak ada kaitannya mundurnya Sri Mulyani dengan koalisi," kata Sekjen DPP PKS Anis Matta kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (7/5/2010).

Menurut Wakil Ketua DPR ini, usulan Ruhut tidak akan direspon oleh PKS. Sebab Ruhut dinilai tidak memiliki pengaruh apa-apa di Partai Demokrat dan SBY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nggak ada pengaruhnya, apalagi sampai reshuffle," tegas Anis.

Sebelumnya diberitakan, Ruhut Sitompul meminta Presiden SBY memanfaatkan momen pencarian pengganti Sri Mulyani, untuk sekalian merombak struktur kabinet. Ruhut ingin menteri dari partai koalisi yang 'membelot' dalam penanganan kasus Bank Century, direshuffle juga seperti menteri dari PKS dan Golkar.

"Kalau perlu, saya minta kalau ada penyegaran sekaligus," kata Ruhut saat dihubungi detikcom, Jumat (7/5/2010) pagi.
(yid/fay)


Berita Terkait