"Justru FPI masuk bersama anggota dari Polres. Ini menunjukkan polisi tidak memberi perlindungan maksimal kepada kami yang harusnya dilindungi. Yang dikawal malah pihak yang masuk tanpa izin," jelas sub Komisi Pendidikan dan Penyuluhan Komnas HAM, Hesti Armiwulan dalam konferensi pers di Hotel Bumi Wiyata, Jl Margonda Raya, Jumat (30/4/2010).
Hesti mengatakan, saat massa dari FPI datang, polisi tidak berusaha mencegah mereka masuk. Polisi malah membiarkan dan mengawal mereka hingga ke ruang seminar. "Saat FPI datang, memang ada lima orang polisi yang berjaga di Hotel," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Polisi menyaksikan mereka menepis gelas dan mengintimidasi peserta, dan polisi juga mengakui bersama-sama datang dengan kelompok itu," kata Hesti.
Saking kesalnya dengan cara polisi yang dinilai tidak profesional, Hesti enggan memberi keterangan kepada Kapolres. Menurutnya, Kapolres harusnya meminta keterangan saja pada anggotanya yang mengawal FPI, karena mereka mengawal dan melihat langsung.
Lebih lanjut, Hesti mengungkapkan bahwa Komnas HAM akan melakukan investigasi terhadap kasus penyerbuan ini. Polisi justeru ber-truk-truk datang setelah penyerbuan terjadi.
(gun/yid)











































