"Dilakukan penelitian dari vulkanologi dan geologi," kata Camat Tanjung Sari, Sumedang, Deni Tanrus, saat dihubungi detikcom, Rabu (28/4/2010)
Pelibatan tim geologi dan vulkanologi itu diperlukan karena di lokasi itu dekat dengan Gunung Geulis, kawasan hutan lindung yang rentan longsor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu warga dan pemerintah setempat juga membuat posko informasi untuk mencari tahu apa sebenarnya ledakan tersebut.
"Ledakan seperti dinamit, ada gema ke atas," tutupnya.
Ledakan terjadi sebanyak 5 kali pada Kamis (22/4) malam, Sabtu (24/4) malam, Minggu (25/4) malam, Senin (26/4) malam, dan Rabu pagi. Akibat ledakan itu 2 rumah retak.
(ndr/nrl)










































