Tayangan rekaman pidato oleh PM Abhisit Vejjajiva dan Jenderal Anupong Paojinda itu dimulai pukul 09.00 waktu setempat, Minggu (25/4/2010). Namun baru beberapa saat mengudara, tayangan blank.
"Seseorang telah mengganggu sinyal satelit," kata menteri pemerintahan Sathit Wongnongtoey pada wartawan seperti dilansir AFP. Beberapa menit kemudian, stasiun televisi yang menayangkan pidato itu kembali mengudara dan tayangan pidato dimulai lagi dari awal.
Pidato itu dinantikan setelah sempat ditunda beberapa hari lalu. Keduanya diharapkan menjelaskan rencana detail mereka dalam menangani krisis politik yang terjadi setelah mereka menolak tawaran kompromi dari kelompok Kaos Merah yang menuntut pemilu.
(nrl/nwk)











































