"Kalau kita naikkan sekarang tarif dasar listrik akan memberatkan rakyat, kalau dinaikkan pada tegangan tinggi diatas 450 volt akan memberatkan industri karena CAFTA baru saja berjalan" kata Ical, demikian ia biasa disapa dala jumpa pers di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Kamis (15/4/2010).
Ical juga mengatakan, bahwa permasalahan utama di Indonesia bukanlah permasalahan politik melainkan permasalahan infrastruktur. Oleh sebab itu, Fraksi Partai Golkar akan memberikan masukan dalam RAPBN-P (RAPBN-Perubahan) 2010.
"Kita meminta anggaran untuk infrastruktur ditambah, anggaran pendidikan ditambah sehingga dapat digunakan untuk belajar siswi indonesia di luar negeri dan dana kesehatan juga ditambah untuk penanggulan tuberculosa dan HIV yang menimbulkan angka kematian cukup besar". tandasnya.
(Rez/Rez)











































