"Siap (dikonfrontir). Mengapa tidak siap? Beliau (Susno) berani tanggungjawab apa yang diutarakan," kata salah satu penasehat hukum Susno, Zul Armain Azis, di kediaman Susno, Jl Cibodas, Puri Cinere, Depok, Jawa Barat, Selasa (13/4/2010).
Zul melanjutkan, konfrontir itu nantinya sangat tergangung keperluan Mabes Polri. Namun, ia berharap Polri juga meminta keterangan kliennya sebagai pihak yang mengungkap praktek makelar kasus yang diduga dilakukan Sjahriel.
"Mestinya Mabes Polri juga meminta keterangan Pak Susno biar bisa clear. Pak susno juga tidak mau polemik ini makin meruncing," cetusnya.
Zul mengaku belum mengetahui kedatangan Sjahriel di Indonesia secara langsung. Namun, ia bersama kliennya menyambut baik kesediaan mantan diplomat itu untuk kembali ke tanah air.
"Kalau ditangkap, ya, alhamdulillah. Biar terbongkar semua," pungkas dia.
(irw/ken)











































