Seperti dikutip detikcom dari www.miamiherald.com, Sabtu (10/4/2010), Munawwar tega menghabisi nyawa istrinya, Surya Sari Prihatin. Munawwar menilai istrinya, Sari telah selingkuh.
"Munawar marah dan curiga bahwa Surya berselingkuh," tulis surat penangkapan polisi setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Munawwar mengatakan kepada polisi Coral Springs bahwa istrinya menghilang pada 23 Maret 2010. Bahkan Munawwar mengajak salah satu rekannya untuk berkeliling mencari keberadaan istrinya.
Laporan Munawwar tersebut sempat diyakini polisi. Namun, hal itu akhirnya terbongkar setelah polisi menemukan kamera pengintai di sekitar Danau tempat Munawwar berkantor.
Mayat Sari ditemukan polisi di dekat danau air tempat Munawar bekerja. Aksi Munawwar ternyata tertangkap kamera pengintai yang merekam aktivitas di area tersebut. Kamera tersebut merekam seorang pria yang sedang berkendara di mobil dan menenggelamkan mobil di danau tersebut.
Setelah diteliti, polisi mengatakan pria itu adalah Munawwar. Sebelumnya, Munawwar juga memberikan catatan pribadi istrinya kepada polisi dalam tulisan bahasa indonesia. Catatan itu diserahkan berikut terjemahannya dalam bentuk bahasa inggris.
Namun, dalam surat perintah penangkapan, polisi mengatakan mereka tidak bisa menentukan siapa yang menulis catatan. Mereka mengatakan itu tampak seperti ditulis secara resmi. Polisi menilai ada sesuatu yang aneh dalam tulisan itu. Di bagian akhir surat tertulisย 'Ini adalah surat yang benar Nama & tanda tangan... Sari..'
Munawwar juga berbohong bahwa tulisan itu dibuat istrinya karena khawatir terhadap masa depan dua anaknya karena telah diperkosa seorang pria asal Miami yang juga rekan kerja Munawwar. Namun, saat polisi mewawancarari rekan kerja Munawwar, ia menyangkal bahwa ia tidak pernah ke Coral Springs dalam 10 tahun ini.
(ape/ape)










































