Konser musik jazzunda oleh grup Gamelan Shokbreker yang dipadati para penggila musik jazz itu berlangsung di Riksscenen, Oslo, Kamis malam waktu setempat atau Jumat (9/4/2010) WIB.
"Sebelumnya mereka telah dengan gemilang main di panggung Sami Festival di kota Kautokeino, kawasan utara Norwegia (31/3 - 4/4/2010)," tutur Sekretaris III Pensosbud Febby Fahrani kepada detikcom petang ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melalui vokal Rozyanti Muztika yang Sunda banget, mereka malam itu menggebrak dengan lagu Serat Selira, Panon Hideung, Mega Sutra sampai total ada 12 lagu.
Selain memadukan jazz kontemporer dengan musik Sunda, jazzunda ala Shokbreker juga diperkaya dengan seni suara tradisional yoik dari Sami-Norwegia dan tari dari bumi Priangan.
Duta Besar RI untuk Kerajaan Norwegia dan Republik Islandia, Esti Andayani, yang turut menonton menyatakan kekagumannya atas kolaborasi indah yang dipertontonkan oleh musisi Norwegia dan Indonesia itu.
Sementara itu Direktur Riksscenen, Jan Lothe Eriksen, selain memuji juga mengungkapkan kekaguman yang sama. "Kami bangga telah dapat bekerjasama dengan Gamelan Shokbreker dalam menampilkan kekayaan seni tradisional Indonesia di Norwegia," ujar Eriksen.
Sejak 1994
Menurut Febby Fahrani, kolaborasi musisi Norwegia dan Indonesia dalam Gamelan Shokbreker ini telah terbina sejak 1994 dengan bantuan fasilitasi KBRI Oslo.
"Patrick Iversen dan Ismet Ruchimat, musisi yang juga pengajar di Sekolah Tinggi Seni Indonesia-Bandung, mulai bekerjasama dan membentuk kelompok Gamelan Shokbreker," terang Febby.
Sejak terbentuk, Gamelan Shokbreker telah tampil di berbagai panggung internasional, antara lain di Summer Music Festival (Førde), Oslo World Music Festival (Oslo), dan Sami Festival (Kautokeino) tahun lalu.
Tahun 2010 ini fasilitasi kembali diberikan KBRI Oslo untuk penampilan Gamelan Shokbreker di Riddu-Riddu Festival (Trømso) pada Juli dan Øya Festival (Oslo) pada Agustus akan datang.
"Komposisi unik jazz dengan musik etnik Sunda telah semakin menumbuhkan ketertarikan para penggila jazz Norwegia akan kekayaan seni musik Indonesia, yang nantinya diharapkan berdampak positif bagi peningkatan citra Indonesia," demikian Febby.
(es/es)











































