"Kurang tahu ngapain keluar, saya juga nggak tahu. Saya nggak tahu keperluannya apa," kata paman korban, Edi Amin (30) di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (4/4/10).
M Sholeh dikenal pendiam dan kalem oleh keluarganya. "Cuma belakangan ini memang ada tanda-tanda kalau dia akan pergi (meninggal)," tambahnya.
Korban berasal dari Bengkulu, ia baru 2 tahun menetap di Jakarta. Edi pun adalah warga Bengkulu yang kebetulan sedang berada di Jakarta untuk keperluan pernikahan kerabat lainnya.
"Ini rencananya akan segera dibawa ke Bengkulu untuk dikuburkan," jelas sang paman. (amd/fay)











































