"Lakukan yang terbaik menjamin keselamatan masyarakat di wilayah ini berhubung luapan lumpur masih terjadi," kata Presiden SBY di sela peninjauannya ke Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (29/3/2010).
Sesaat sebelumnya, Kepala BPLS Soenarso dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo telah memaparkan langkah antisipasi yang sedang dilaksanakan. Antisipasi itu dengan penguatan dinding tanggul dan pengerukan lagi daerah terendam lumpur, dengan harapan mampu menahan penambahan volume lumpur yang muncul akibat tingginya curah hujan.
Menanggapi laporan itu Presiden SBY kembali mengingatkan harus dipehatikan pengaliran air lumpur ke laut melalui Kali Porong. Tidak cukup hanya lancarnya aliran, tetapi juga tidak menimbulkan masalah lain terhadap warga di bantaran sungai.
"Sebab keselamatan penduduk yang jadi prioritas pertama," wanti SBY.
Pada peninjaannya siang ini, Presiden SBY menyempatkan melihat langsung pengerukan lumpur dan penyalurannya ke Kali Porong. Setelah itu berkeliling melihat kondisi tanggul yang membatasi wilayah terendam lumpur dengan pemukiman warga.
(lh/fay)











































