Penetapan Pasangan Calon Walikota Semarang Diwarnai Aksi Demo

Penetapan Pasangan Calon Walikota Semarang Diwarnai Aksi Demo

- detikNews
Sabtu, 27 Mar 2010 11:19 WIB
Penetapan Pasangan Calon Walikota Semarang Diwarnai Aksi Demo
Semarang - Penetapan calon walikota dan wakil walikota Semarang, Jateng, diwarnai aksi demo mahasiswa. Mereka menilai semua calon tak layak memimpin.

Aksi dimulai dari Kampus Undip Pleburan, Jl Imam Bardjo, Sabtu (27/3/2010). Sekitar pukul 10.00 WIB, mereka sampai di balaikota, tempat penetapan dan pengundian nomor urut calon dilakukan.

Puluhan aparat Satpol PP langsung menutup pintu gerbang. Alhasil, mahasiswa yang tergabung dalam BEM KM Undip itu tertahan dan hanya bisa berorasi di luar pintu gerbang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah penetapan, kita akan buat kontrak politik dengan mereka agar kinerjanya dapat diawasi. Setuju?" kata salah satu orator yang langsung disambut teriakan "setuju".

Para mahasiswa sempat berusaha masuk ke halaman balaikota, tapi tak berhasil. Pintu besi terlalu kokoh dan jumlah aparat keamanan terlalu banyak, karena ditambah polisi.

Sebelum mengakhiri aksinya, para mahasiswa mengejek dengan berdiri membelakangi satpol dan polisi. "Beri pantat pada mereka," teriak mereka.

Pemilu kepala daerah di Kota Semarang digelar 18 April mendatang. Ada 5 pasang calon yang bertarung, yakni, Bambang Raya-Kristanto (Golkar-PKPB-13 parpol non parlemen), Harini Krisniati-Ari Purbono (Gerindra-PKS), Mahfudz Ali-Anis Nugroho (PD), M. Farchan-Dasih Ardiyantari (PKB-PPP-PAN), dan Soemarmo-Hendi Hendrar Prihadi (PDIP).

(try/mad)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini