Aksi dimulai dari Kampus Undip Pleburan, Jl Imam Bardjo, Sabtu (27/3/2010). Sekitar pukul 10.00 WIB, mereka sampai di balaikota, tempat penetapan dan pengundian nomor urut calon dilakukan.
Puluhan aparat Satpol PP langsung menutup pintu gerbang. Alhasil, mahasiswa yang tergabung dalam BEM KM Undip itu tertahan dan hanya bisa berorasi di luar pintu gerbang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para mahasiswa sempat berusaha masuk ke halaman balaikota, tapi tak berhasil. Pintu besi terlalu kokoh dan jumlah aparat keamanan terlalu banyak, karena ditambah polisi.
Sebelum mengakhiri aksinya, para mahasiswa mengejek dengan berdiri membelakangi satpol dan polisi. "Beri pantat pada mereka," teriak mereka.
Pemilu kepala daerah di Kota Semarang digelar 18 April mendatang. Ada 5 pasang calon yang bertarung, yakni, Bambang Raya-Kristanto (Golkar-PKPB-13 parpol non parlemen), Harini Krisniati-Ari Purbono (Gerindra-PKS), Mahfudz Ali-Anis Nugroho (PD), M. Farchan-Dasih Ardiyantari (PKB-PPP-PAN), dan Soemarmo-Hendi Hendrar Prihadi (PDIP).
(try/mad)










































