Kasat III Dit Intelkam Polda Riau, AKBP Dasman mengungkapkan hal itu saat ditemui detikcom di Mapolda Riau, Jl Sudirman, Pekanbaru, Selasa (23/3/2010) di Pekanbaru.
Dia menjelaskan, 12 warga Afghanistan ini diamankan Polda Riau di terminal AKAP Payung Sekaki Pekanbaru, pada Senin malam.
“Mereka kita amankan saat akan menaiki bus Handoyo dengan tujuan Jakarta. Dari sana mereka kita amankan yang selanjutnya akan kita serahkan ke pihak Imigrasi. Dari hasil pemeriksaan, mereka tidak memiliki paspor. Mereka hanya mengantongi surat UNHCR,” kata Dasman.
Dasman menjelaskan, 12 warga Afghanistan ini merupakan satu keluarga yang terdiri dari 4 anak-anak 8 orang dewasa. Sedangkan satu orang lagi merupakan warga Malaysia yang mencoba membantu memberangkatkan dari Riau menuju Jakarta.
“Untuk warga Malaysia dia memiliki dokumen yang lengkap. Warga Malaysia ini hanya dimintai tolong untuk membantu mereka menuju Jakarta. Karena itu warga Malaysia ini hanya kita serahkan ke konsul Malaysia di Pekanbaru,” kata Dasman.
Berdasarkan pengakuan para imigran gelap ini, kata Dasman, mereka berangkat dari Johor Malaysia dengan menggunakan kapal motor dengan tujuan akhir Jakarta. Mereka dimintai ongkos 400 ringgit per orang. “Ongkos itu katanya sudah termask harga tiket sampai ke Jakarta,” kata Dasman. (cha/lrn)











































