Koordinator Komunitas Air Mata Guru.. Denny Boy Saragih menyatakan, bentuk kecurangan itu meliputi soal ujian yang sudah beredar sehari sebelum ujian berlangsung dan kunci jawaban yang beredar lewat pesan singkat SMS di kalangan siswa. Diperkirakan kecurangan ini mencakup hampir seluruh sekolah yang menyelenggarakan UN di Medan.
"Kalau kita perkirakan, di Medan ini setidaknya sekitar 90 persen terjadi kebocoran. Jika secara keseluruhan di Sumatera Utara, saya kira lebih parah lagi, sebab pengawasannya lebih jelek," ujar Denny kepada wartawan di Sekretariat KAMG Jl. Sei Merah, Medan, Senin (22/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masalah ini kami tindaklanjuti dan sudah dilaporkan ke Kementerian Pendidikan Nasional," ujar Denny.
(rul/djo)











































