Mereka datang untuk mencari Balawi (43) yang mengaku Wakil Direktur PT Karya Bhakti Sekarjaya Utama, yang merupakan sebuah perusahaan rekanan Pertamina.
"Saya datang ke sini karena ditipu oleh Balawi yang menjanjikan saya kerja di Pertamina. Saya sudah kasih dia uang Rp 2 juta," ujar Syafruddin (30), di Jalan Warakas, Kelurahan Warakas, Jakarta Utara, Jumat (12/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rata-rata kami menyerahkan uang kepada Balawi sebesar Rp 3 juta sampai Rp 3,5 juta per orang," katanya.
Namun hingga kini, mereka belum juga dipanggil oleh PT Pertamina. Akhirnya mereka mendatangi rumah Balawi guna menagih janji. Namun Balawi tidak berada di rumah.
Khotijah (64), pemilik kontrakan, mengatakan, Balawi dan keluarga sudah 5 bulan mengontrak. Setiap ditanya tentang keramaian di rumahnya, Balawi berdalih mereka adalah keluarga yang datang dari kampung untuk melamar kerja.
Hingga Senin 8 Maret 2010 yang merupakan batas akhir perjanjian, Balawi belum juga menepati janji. Balawi berkilah bila "klien" tidak berangkat pada Kamis 11 Maret 2010 kemarin, uang akan dipulangkan.
"Namun sampai sekarang, kita belum dapat uang kita yang kita kasih dulu," ujar Syafruddin.
Selain Balawi, korban juga mencari 2 kaki tangannya, yaitu Dadang Purnama Sidi (28) dan Pundono (30).
(fiq/nrl)










































