Demikian disampaikan juru bicara Kementerian Dalam Negeri Jerman seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (9/3/2010).
Sebelumnya Jerman dan negara-negara Uni Eropa lainnya telah menyampaikan kekhawatiran mengenai kondisi HAM di Iran sejak aksi protes besar-besaran yang dilakukan para pendukung oposisi. Aksi tersebut marak dilakukan sejak pemilihan presiden Iran pada Juni 2009 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kementerian sedang bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri untuk menerima sejumlah warga negara Iran," imbuh juru bicara yang tidak disebutkan namanya itu.
Juru bicara tersebut menolak menyebutkan jumlah pengungsi Iran yang akan diterima Jerman.
Dikatakannya, pemerintah Jerman akan bekerja sama dengan Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) untuk memutuskan siapa-siapa saja yang akan diizinkan tinggal di Jerman. Langkah ini tampaknya ditargetkan untuk orang-orang yang dianggap sebagai pembangkang oleh pemerintah Iran.
(ita/iy)











































