"Ada sinyalemen ada oknum lain yg bermain," kata Sekjen Komnas HAM Ridha Saleh dalam diskusi reguler Kontras di Hotel Quality, Jl Penghibur, Makassar, Senin (8/3/2010).
Kendati demikian Ridha enggan menyebutkan oknum itu, karena belum menarik kesimpulan atas temuan-temuannya di Makassar.Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita melihat peristiwa ini tidak berdiri sendiri. Apalagi soal keterlibatan anggota Densus 88, dan itu yang harus diselidiki. Yang paling janggal, kenapa polisi membiarkan warga menyerang mahasiswa," jelas Ridha.
Menurut Ridha bentrok di Makassar harus diteliti lebih jauh. Penyebab seringnya bentrok bukan hanya sekadar persoalan pribadi. "Kenapa unjuk rasa di Makassar selalu berujung bentrok, inikan tidak satu dua kali," tanya Ridha.
Rencananya, temuan Ridha ini akan dibawa ke Jakarta dan akan dipaparkan di Rapat Paripurna Komnas HAM nanti.
(gun/iy)











































