"Hasil telah ditangkap 14 orang tersangka. Inisialnya VZ, ZN, NR, SA, HL, HB, MK, AK, BS, AF, AM, HD dan DS dan satu orang terpaksa dilumpuhkan, AB," kata Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang saat jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (4/3/2010).
Selain mengamankan belasan orang, polisi juga menyita beberapa senjata api. Senjata itu diperoleh dari tangan tersangka hasil penggerebekan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semuanya 15 (tersangka), 14 hidup, 1 mati," tambahnya.
Edward enggan menjelaskan lebih lanjut keterlibatan tersangka dalam jaringan dan kelompok tertentu. Namun, dari bukti di lapangan kelompok tersebut sedang melakukan latihan militer.
"Dari penyelidikan sementara tersangka lakukan latihan militer dan semi militer latihan lapangan, tempur dalam rangka persiapan perencanaan untuk melakukan aksi teror," jelasnya.
Para tersangka kemudian akan dibawa ke Jakarta untuk diperiksa intensif. "Pemeriksaan lanjutan akan dilakukan di mabes polri. Mereka akan segera dievakuasi ke Mabes," terangnya.
(ape/nvc)











































