Siapa yang Keluar Sebagai Pemenang Voting?

Paripurna Century

Siapa yang Keluar Sebagai Pemenang Voting?

- detikNews
Rabu, 03 Mar 2010 18:30 WIB
Siapa yang Keluar Sebagai Pemenang Voting?
Jakarta - Lobi-lobi antarpimpinan fraksi dan pimpinan DPR soal bagaimana mekanisme pengambilan keputusan terus terjadi. Lobi yang alot ini karena mereka belum menemukan formula yang pas, meski sudah ada kesepakatan akan dilakukan voting. Jika voting dilakukan, bagimana peluangnya? Jawabannya tergantung apakah voting terbuka atau tertutup.

Jika forum lobi menyepakati voting terbuka, maka diprediksi fraksi-fraksi pendukung opsi C yang akan keluar sebagai pemenang.

Penjelasannya adalah sebagai berikut, dari jumlah total anggota DPR yang 560 orang. Fraksi yang mendukung opsi C adalah FPG (106 anggota), FPDIP (98 anggota), FPKS (57 anggota), F-Gerindra (26 anggota) dan F-Hanura (17 anggota). Jika jumlah anggota tersebut dijumlahkan maka jumlah pendukung opsi C adalah 304 anggota. Ini jika semua angota fraksi tersebut hadir dalam paripurna dan tidak ada yang membelot.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara, jumlah fraksi pendukung opsi A atau yang tidak menyebut opsi, adalah FPD (140 anggota), FPKB (28 anggota), FPAN (48 anggota), dan FPPP (38 anggota). Jika para anggota dari fraksi pendukung opsi A ini digabung, maka jumlahnya akan keluar angka 256 anggota. Angka ini akan bulat dengan catatan semua anggota fraksi hadir dan tidak ada yang membelot.

Padahal, dalam politik itu semua kemungkinan bisa terjadi. Apalagi terkait keputusan penting seperti kasus skandal Century. Jika kita mentoleransi kemungkian perubahan dukungan dalam voting terbuka, mungkin hanya 5 persen dari masing-masing kelompok. Ini artinya kemenangan masih berada di posisi pendukung opsi C.

Hasil voting kemungkinan besar akan memberikan kejutan jika dilakukan secara tertutup. Karena secara pasti, pendukung opsi A akan bertambah seiring kuatnya lobi dan pendekatan dengan berbagai cara. Dengan demikian, kemungkinan fraksi pendukung opsi A yang menang masih terbuka jika forum lobi akhirnya mengambil keputusan voting tertutup. Sebab, bisa jadi banyak pendukung dari fraksi-fraksi yang memilih opsi C akan membelot.

Namun, prediksi ini bisa saja salah. Karena ada peluang juga bagi kelompok fraksi pendukung opsi C menang pula jika voting tertutup. Namun kemenangan kubu opsi C ini bisa terjadi jika memang benar-benar solid. Jika tidak jangan berharap. Sebab, bagaimanapun, PKS dan Golkar adalah bagian dari partai koalisi. Kalau votingnya tertutup, bisa saja beberapa anggota dewan dari FPG dan FPKS membelot.

Informasi yang dikumpulkan detikcom saat ini, posisi kehadiran anggota sampai saat ini adalah Hanura 17 anggota, Gerindraย  25 anggota, PKB 26 anggota, PPP 36 anggota, PAN 42 anggota, PKS 55 anggota, PDIP 88 anggota, Golkar 102 dan PD 140 anggota.

Jika posisi terakhir tidak berubah dengan asumsi semua anggota fraksi loyal, maka posisi unggul untuk opsi C. Total suara yang dikumpulkan PDIP, Golkar, PKS, Gerindra, dan Hanura adalah 287 suara. Sementara itu posisi PD, PKB, PAN, dan PPP hanya sebanyak 252 suara (dihitung dari yang hadir). Ini artinya voting akan dimenangkan oleh pemilih opsi C, artinya pelanggar kebijakan proses bailout Century harus siap menanggung konsekuensinya.
(yid/lrn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads