Pendukung SBY meninggalkan depan Gedung DPR setelah beberapa jam menguasai areal DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (3/3/2010). Pendukung SBY ini dikawal ketat oleh polisi.
Selanjutnya, giliran 500 orang anti-SBY berdemo dan merangsek ke depan DPR. 6 Demonstran lalu memanjat pagar dan mencopoti spanduk berukuran 3x4 meter bertuliskan "Selamatkan program prorakyat pemerintahan SBY-Boediono sampai 2014."
Demonstran kemudian memasang spanduk bertuliskan "Rezim Neolib SBY-Boediono gagal. Ganti rezim, ganti sistem." Demonstran terus berteriak "turunkan SBY-Boediono sekarang juga"!
Spanduk jumbo itu lalu dibakar. Demonstran bersorak gembira. Aparat kepolisian hanya melihat aksi itu. Tak lama kemudian, beberapa polisi berusaha memadamkan api.
Tidak hanya itu, demonstran juga bahu membahu mengangkat 2 lapis kawat berduri dengan bambu. Satu per satu demonstran kemudian maju ke depan gerbang DPR.
Aparat kepolisian tidak kalah sigap. 2 Unit water cannon digerakkan ke depan pagar DPR guna mengantisipasi kerusuhan seperti yang kemarin telah terjadi. (aan/iy)










































