Massa Fraksi Geruduk Kantor DPRD Sulsel

Demo Century

Massa Fraksi Geruduk Kantor DPRD Sulsel

- detikNews
Selasa, 02 Mar 2010 14:39 WIB
Makassar - Seratusan massa Front Rakyat Anti Korupsi Sulawesi Selatan (Fraksi Sulsel) mendatangi kantor DPRD Sulsel di jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (2/3/2010). Mereka menuntut Wapres Boediono dan Menkeu Sri Mulyani mundur dari jabatannya karena bertanggung jawab dalam kasus bailout Bank Century.

Massa Fraksi Sulsel yang tergabung dalam beberapa organisasi mahasiswa dan kelompok ibu-ibu Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI), juga mendukung Sidang Paripurna agar mengeluarkan rekomendasi bagi KPK dan institusi penegak hukum lainnya agar memproses kasus yang mereka nilai sebagai perampokan uang rakyat secara sistematis. Selain itu, Fraksi Sulsel juga menyatakan mosi tidak percaya pada parpol-parpol yang membenarkan bailout Bank Century, seperti Demokrat dan PKB.

Menurut orator Fraksi Sulsel, Firdaus, sikap Presiden SBY yang membenarkan penggelontoran dana bailoutsebesar Rp 6,7 triliun adalah bukti SBY telah melindungi para koruptor dan anti terhadap penderitaan rakyat miskin. "Kesimpulan SBY yang menilai negeri ini pada saat pengucuran dana talangan Century mengalami krisis adalah bohong, yang terjadi sebenarnya adalah kemiskinan rakyat karena tidak diurus pemimpinnya," kata Firdaus yang juga anggota SRMI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Massa Fraksi sempat diterima oleh perwakilan anggota DPRD Sulsel, Alex Palinggi, yang berjanji akan meneruskan aspirasi massa Fraksi ke DPR RI. Selain massa Fraksi, aliansi mahasiswa Banta-Bantaeng juga ikut berunjuk rasa di depan kantor DPRD Sulsel dengan membakar ban bekas dan meneriaki SBY-Boediono dan Sri Mulyani maling uang rakyat.

Penjagaan aparat keamanan terkesan longgar, tidak seperti pada demo-demo akbar sebelumnya. Beberapa titik aksi seperti kantor DPRD Sulsel, flyover Urip Sumoharjo, kantor Gubernur Sulsel dan Bank Mutiara cabang Makassar hanya dijaga oleh beberapa orang polisi.

(mna/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads