Ratusan orang yang sebagian besar mengenakan pakaian warna hitam ini tiba di kantor Kementerian PU di Jl Pattimura, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (1/3/2010) pukul 13.00 WIB.
Pendemo membawa spanduk berukuran besar dengan bertuliskan "Tangkap dan Adili". Dalam spanduk itu pun juga disebutkan sejumlah nama pejabat yang diduga terlibat korupsi.
Beberapa pejabat tersebut menurut pendemo harus diadili terkait dugaaan korupsi proses penunjukan langsung pada proyek Program Penangulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP) di Kementerian PU. Korupsi tersebut merugikan negara senilai Rp 91 miliar pada tahun 2006 lalu.
Para pejabat tersebut yakni Menteri PU Djoko Kirmanto, Kepala Dirjen Cipta Karya PU serta sejumlah nama pejabat lainnya yang diduga melakukan rekayasa dalam proyek ini.
Massa menuntut agar dilakukan audit terhadap 16 perusahaan rekanan yang terlibat dalam proses penunjukan langsung dalam proyek tersebut.
Jru bicara Gerak, Dani Kusuma mendesak agar Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) segera mengusut tuntas penyelesaian kasus tersebut dengan menangkap para pejabat yang terlibat.
Aksi demontrasi sendiri berlangsung sekitar 45 menit. Sempat terjadi dorong-dorongan antara pendemo dengan aparat kepolisian yang menjaga di sekitar Kementerian PU itu. Namun aksi ini berakhir damai.
(zal/gus)










































