"Belum ada kabar resmi dari sana. Jadi belum ada langkah-langkah apa pun," kata juru bicara Kemlu Teuku Faizasyah kepada detikcom, Senin (1/3/2010).
Menurut Faizasyah, saat ini pemerintah Singapura sebagai pemilik kapal memang telah memberikan kabar tersebut. Hanya saja, proses pemulangan kapal belum bisa dipastikan hingga saat ini.
"Kita masih terus melakukan kontak. Sekarang masih menunggu kabar resmi dari Nairobi," tutupnya.
Bajak laut Somalia sebelumnya membebaskan 24 kru kapal tanker berbendera Singapura yang dibajak di teluk Aden awal Januari lalu. Pembebasan ini dilakukan setelah pemilik kapal menyerahkan tebusan senilai USD 3,7 juta.
Di antara 24 Anak Buah Kapal (ABK) tersebut, terdapat 17 orang asal Indonesia. Mereka ikut disekap bersama 5 orang asal China, Nigeria, dan Vietnam.
(mad/mei)











































