"Kalau lobi yang mengarah ke perubahan sikap Golkar enggak ada," kata Akbar saat
ditemui wartawan di sela-sela Musyawarah Nasional Golkar 2010 di Hotel Mercure,
Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (27/2/2010).
Justru pada saat itu, lanjutnya, ia memberitahu bahwa sikap Golkar mengenai adanya pejabat negara yang bertanggungjawab dalam bailout Bank Century tidak akan berubah. Meski ada beberapa hal yang diperbaiki, namun substansinya tetap tidak berbeda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Akbar, Andi Arief dan Velix Wanggai, dua staf SBY itu, datang dalam kapasitas sebagai juniornya. Hanya saja, pertemuan memang bertepatan dengan memanasnya suhu politik menjelang selesainya kerja Pansus Hak Angket Bank Century.
"Kita bicara biasa-biasa saja. Mereka adalah orang-orang yang di dalam pergerakan lebih junor. Saat menjadi staf khusus saya juga mengucapkan selamat. Saya tekankan agar betul-betul melaksanakan tugas yang baik untuk membantu presiden dan kesempatan untuk lebih menunjukkan dedikasinya kepada presiden,"
tandas pria yang juga pernah menjadi Ketua DPR RI ini.
Apakah ada salam dari SBY? "Saya yang sampaikan salam untuk presiden, salam hormat kepada beliau," pungkasnya.
(irw/lrn)











































