"Tadi malam satu indikasi penting untuk melakukan lobi. Jadi momen untuk menyalip di tikungan, tetapi tadi malam tidak berjalan," ujar Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari kepada detikcom, Selasa (23/2/2010).
Menurut Qodari, anggota partai koalisi memang sengaja tidak mau hadir dalam pertemuan tersebut. Hal itu karena mereka mau menghindari lobi-lobi yang akan mengubah pandangan akhir Pansus Century.
"Karena memang pimpinan koalisi itu tidak mau datang. Boleh dibilang ini pukulan serius untuk SBY, upaya mengundang tapi tidak mau datang," Qodari.
Menurut Qodari, SBY dinilai terlambat untuk melakukan pertemuan dengan anggota partai koalisi. Meskipun selama ini Partai Demokrat dan anggota partai koalisi telah melakuan pertemuan intens, namun pertemuan itu hanya selevel pimpinan partai.Â
"Pimpinan parpol merasa lobi atau pertemuan sudah tidak diperlukan lagi. Karena setiap fraksi sudah memiliki sikap politik yang final untuk disampaikan pada akhir Pansus. Jadi mereka menghindar, toh kalau bertemu sikap mereka tidak berubah," imbuhnya.
Ketua FPD Anas Urbaningrum, Senin (22/2/2010) kemarin malam mengakui akan digelarnya pertemuan SBY dengan partai koalisi. Pertemuan batal, kata Anas, karena pimpinan partai koalisi tidak hadir dan minta ditunda.
(mpr/iy)











































