KNKT Amankan Kotak Hitam Pesawat Trigana Air

KNKT Amankan Kotak Hitam Pesawat Trigana Air

- detikNews
Jumat, 12 Feb 2010 22:16 WIB
Samarinda - Tim investigasi Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), mengamankan kotak hitam (blackbox) dari bangkai pesawat Trigana Air. Pesawat itu mendarat darurat di areal persawahan, KM 41 Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim) pada Kamis kemarin.

Hal itu disampaikan investigator KNKT, Sulaeman Dayan Asmana, ketika berbincang dengan detikcom melalui sambungan telepon,Jumat (12/2/2010) malam.

"Kotak hitam itu berisi rekaman pembicaraan pilot dan kopilot sebagai data awal penyelidikan KNKT," kata Sulaeman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim KNKT tiba di lokasi kejadian sejak Kamis (11/2/2010) kemarin,di bawah pimpinan Kepala Sub Komite Udara KNKT, Frans Wenas. Selain Sulaeman,invesigator lainnya yang turut serta adalah Masruri.

Selain mengamankan kotak hitam,tim KNKT juga mengambil sampel oli mesin serta alat penghitung  koordinat peluncur dari badan pesawat disertai sejumlah berkas dokumen penting lainnya.

"Yang kita amankan,sangat mendukung proses penyelidikan," ujar Sulaeman.

KNKT menilai,kondisi pesawat mengalami kerusakan parah,terutama pada bagian landing wear serta bagian perut pesawat.Baling-baling kanan juga mengalami kerusakan serupa pasca pendaratan darurat tersebut.

"Roda terlepas.Ya memang rusak berat," imbuh Sulaeman.

Ditanya mengenai kerusakan mesin pesawat tersebut,Sulaeman enggan menduga-duga. Menurutnya,kepastian penyebab pendaratan darurat membutuhkan ketelitian akurat.

"Belum ada kesimpulan. Semua data dan informasi awal akan kita kumpulkan untuk diteliti dan disimpulkan dikemudian hari," terang Sulaeman.

Tim investigasi KNKT sendiri berada di lokasi selama 7 jam,mulai pukul 11.00 WITA siang tadi. Pada Sabtu (13/2/2010) besok, dijadwalkan tim investigasi kembali melakukan penyelidikan hari kedua.

"Kita akan lanjutkan bagian-bagian mana lagi yang perlu kita ambil untuk diteliti," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya,pesawat Trigana Air berpenumpang 46 orang serta 5 awak pesawat, yang berangkat dari Bandara Kalimarau Berau tujuan Bandara Temindung Samarinda, harus mendarat darurat akibat kerusakan mesin setelah sebelumnya berencana mengalihkan pendaratannya di Bandara Sepinggan, Balikpapan. Tiga orang dilaporkan mengalami luka dan seorang diantaranya mengalami patah tulang.

(ndr/mad)


Berita Terkait