Indonesia Corruption Watch (ICW) memiliki sejumlah data tentang adanya dugaan praktek-praktek koruptif tersebut. Di antaranya dugaan korupsi di KBRI Singapura, KBRI Thailand, KBRI China, KBRI Tokyo dan kasus terakhir adalah dugaan korupsi dalam pemberian tiket pesawat para pejabat Kemenlu.
"Khusus untuk KBRI Singapura, majelis hakim sudah pernah menyebut ada keterlibatan pihak lain, yakni mantan Sekjen Deplu yang pernah juga jadi Dubes RI di AS," kata Wakil Koordinator ICW, Emerson F Yuntho.
Hal tersebut ia sampaikan usai melaporkan dugaan korupsi pembelian tiket pesawat di Kemenlu pada tahun 2009 di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Kamis (11/2/2010).
Menurut Emerson, KPK harus berani membersihkan institusi Kemenlu dan KBRI di luar negeri dari pungli, mark-up dan suap. Sebab, dari beberapa kasus yang terungkap, praktek tersebut sudah jelas terjadi.
"Kita khawatir ada pembiaran. Kenapa KPK harus menunda proses hukum jika sudah ada fakta perbuatan," tutupnya.
(mad/ndr)











































