Wanita Indonesia Tewas Ditikam di Jalanan Jepang, Pria WNI Ditangkap

Wanita Indonesia Tewas Ditikam di Jalanan Jepang, Pria WNI Ditangkap

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 06 Jun 2026 16:52 WIB
Ilustrasi (dok. iStock)
Ilustrasi (dok. iStock)
Tokyo -

Seorang wanita Indonesia yang tinggal di Chitose, Hokkaido, Jepang, ditikam hingga tewas. Seorang pria yang juga berkewarganegaraan Indonesia (WNI) telah ditangkap Kepolisian Hokkaido terkait dugaan keterlibatan dalam penikaman mematikan tersebut.

Kepolisian setempat, seperti dilansir The Japan News dan The Asahi Shimbun, Sabtu (6/6/2026), sedang menyelidiki insiden penikaman yang terjadi pada Kamis (4/6) malam tersebut sebagai kasus pembunuhan.

Insiden ini berawal ketika layanan darurat Hokkaido menerima laporan seorang pejalan kaki tentang "seorang pria yang membawa pisau dapur" di sebuah trotoar di area Chitose pada Kamis (4/6) malam, sekitar pukul 21.10 waktu setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika para personel dari Kepolisian Chitose dan Kepolisian Hokkaido tiba di lokasi kejadian, mereka menemukan seorang wanita yang menderita beberapa luka tusukan pada tubuhnya, termasuk di bagian perut.

Wanita itu dilarikan ke rumah sakit setempat, namun kemudian dinyatakan telah meninggal dunia.

Kepolisian setempat mengidentifikasi wanita yang tewas itu sebagai seorang WNI bernama Sri Rahayu, yang berusia 21 tahun. Dia diketahui tinggal di distrik Fuji 3-chome, Chitose, namun pekerjaannya tidak diketahui.

Di lokasi kejadian, para personel kepolisian langsung menangkap seorang tersangka pria.

Menurut Kepolisian Chitose, tersangka yang ditangkap merupakan seorang pria WNI yang bernama Mahmudi Agung Laksana Aji, yang berusia 27 tahun dan mengaku bekerja sebagai karyawan paruh waktu yang tinggal di Prefektur Chiba.

Tersangka dilaporkan telah mengakui tuduhan pembunuhan, dengan mengatakan kepada penyidik: "Saya telah menusuknya dengan niat membunuh."

Keterangan kepolisian setempat menyebutkan bahwa tersangka diduga menusuk korban beberapa kali di bagian perut dengan pisau. Serangan penikaman itu terjadi di sebuah ruas jalanan di area Shinano 1-chome, Chitose, pada Kamis (4/6) malam waktu setempat. Dua pisau dapur ditemukan di lokasi kejadian.

Motif di balik penikaman itu belum diketahui secara jelas.

Penyelidikan masih dilakukan oleh kepolisian setempat, dengan kemungkinan dakwaan pembunuhan dijeratkan pada tersangka. Penyidik setempat meyakini tersangka dan korban saling mengenal.

Dilaporkan juga bahwa seorang personel dari Kepolisian Chitose mengalami luka sayatan di tangan dan kaki saat berupaya menangkap tersangka. Seorang pria lainnya yang merupakan kenalan korban, juga mengalami luka-luka dan telah dibawa ke rumah sakit.

Luka-luka yang dialami keduanya dinyatakan tidak mengancam nyawa mereka.

Lihat juga Video: Empat Anak TK Tewas Ditikam di Kampala, Pelaku Ditangkap

Halaman 2 dari 2
(nvc/idh)


Berita Terkait