Kejati Aceh Dikado Kain Kafan

Banyak Kasus Korupsi

Kejati Aceh Dikado Kain Kafan

- detikNews
Kamis, 29 Apr 2004 12:41 WIB
Jakarta - Belasan mahasiswa dari Pemerintahan Bersama Mahasiswa Universitas Syiahkuala (PBMU), menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi NAD, Kamis (29/4/2004). Mereka minta, kasus-kasus korupsi di Aceh, segera diusut.Hampir terjadi bentrokan ketika mahasiswa bersikeras untuk masuk ke kantor yang terletak di Jl.Tengku Daud Beureu Eh, Banda Aceh itu. Untung saja, Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum), Lukman SH segera keluar dan menemui para mahasiswa.Lukman kemudian mendapat 'hadiah' dari para mahasiswa sebuah kain kafan. Para mahasiswa itu mengatakan, kain kafan yang mereka berikan untuk mengkafani parakoruptor yang masih berkeliaran di Aceh.Menurut keterangan Lukman pada para mahasiswa, pihaknya saat ini juga tengah melakukan pengusutan berbagai kasus korupsi. "Sudah 70 kasus yang sedangkita periksa," katanya.Sebulan terakhir ini, pemeriksaan terhadap sejumlah dugaan-dugaan korupsi, marak. Tak hanya pihak kejaksaan, tapi juga pihak Penguasa Darurat MiliterDaerah (PDMD). Sekitar 8 pejabat pemerintah sudah ditahan, termasuk anggota DPRD Kota Banda Aceh.Belakangan, merebak kabar, Gubernur Abdulah Puteh juga akan diperiksa PDMD, karena diduga terlibat dalam kasus korupsi Rp 30 miliar. Kabar itu semakin santer ketika Puteh sampai saat ini masih berada di Jakarta. Apalagi, lewat kuasa hukumnya, OC Kaligis, Puteh minta perlindungan hukum dari DPR RI, atas kabar yang telah beredar itu. Padahal, beberapa minggu sebelumnya, Puteh mengaku siap diperiksa. "Tak ada orang yang kebal hukum," katanya waktu itu. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads