Informasi yang dihimpun detikcom, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu siang hingga malam hari. Kawasan yang paling parah dihantam puting beliung adalah Kecamatan Susukan dan Klampok. Seratusan rumah warga 3 desa di dua kecamatan itu, yakni Desa Berta, Desa Karangjati, serta Desa Purwarja, rusak. Pohon-pohon juga bertumbangan.
Berdasarkan data sementara, di Kecamatan Susukan setidaknya 71 rumah rusak. Dua di antaranya rata dengan tanah. Di kawasan itu aliran listrik juga terputus. Sedangkan di Kecamatan Klampok, 33 rumah warga rusak, dua di antaranya juga rata dengan tanah.
Sejumlah saksi mata mengatakan, kejadian tersebut datang dengan tiba-tiba. Angin kencang mengamuk dan membuat warga ketakutan. Mereka berlarian keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
"Dua anak saya sempat tertinggal di dalam rumah. Dan tak lama kemudian rumah saya kejatuhan pohon kelapa. Tapi beruntung, mereka selamat," ujar Yatin (51), salah satu warga, Senin (8/2/2010). Rumah Yatin rata dengan tanah.Β
Perangkat Desa Karangjati, Kustanti, mengatakan sampai saat ini belum ada bantuan materil dari pihak Pemkab Banjarnegara kepada warga. Warga bergotong-royong memperbaiki rumah mereka yang rusak.
(djo/djo)











































