Jakarta - Wakil Ketua Umum Golkar Agung Laksono menilai ancaman
reshuffle kabinet oleh Sekjen PD Amir Syamsuddin tidak pada tempatnya. Menurut Agung, reshuffle kabinet menjadi hak prerogatif Presiden SBY.
"Itu tidak pada tempatnya karena hanya presiden yang berhak me-
reshuffle," kata Agung kepada detikcom usai launching Sail Banda di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (3/2/2010) malam.
Namun demikian, Agung tidak mau mempermasalahkan lebih jauh isu ini. "Ya jangan menyalahkan siapa-siapa," kata Agung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Sekjen PD Amir Syamsuddin mengaku kecewa dengan sikap sejumlah partai koalisi yang menghembuskan isu pemakzulan. Amir menilai teriakan pemakzulan tersebut berbau revolusi, aneh dan layak diganjar
reshuffle kabinet.
(van/lrn)