Demikian pantauan detikcom di beberapa ruas jalan di Denpasar dan Kuta, Selasa
(2/2/2010).
Terdapat mobil taksi yang telah melepas tulisan Blue Bird pada kaca depan. Alamat website bertuliskan www.bluebirdgroup.com yang terpasang di bagian kanan dan kiri belakang pun dihapus.
Hanya saja, logo burung khas Blue Bird masih terpasang di atas mobil serta pintu depan. Ada juga taksi yang belum melepas logo serta tulisan blue bird pada badan mobil.
Pelesapan atribut terkait dengan ancaman Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Bali yang akan menghentikan operasi Blue 8ird karena menggunakan izin operasional PT Praja Bali.
Dishub Bali meminta Blue Bird melepas merknya pada kaca depan, jendela serta bodi kiri dan kanan belakang mobil. "Kita memberi waktu dua minggu supaya badan mobil bersih dari blue bird," kata Santa.
Sementara itu, General Manager Blue Bird Group Bali Agus Subroto belum bisa dikonfirmasi terkait hal tersebut. Pihaknya berjanji akan memberikan klarifikasi pada jumpa pers di Denpasar, Rabu (3/2/2010).
(gds/djo)










































