βSaya jadi trauma terhadap rokok,β ujar Andi kepada detikcom di ruang No 4 Rumah Sakit Adam Thalib, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Minggu (31/1/2010).
Andi tidak bisa menjelaskan lebih jauh soal alasannya berhenti merokok. Ia tidak mau banyak bicara karena bibirnya masih luka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbalut kaos putih, ia terbaring lemas di ranjang. Ia hanya bisa memakan makanan yang lembut seperti bubur karena giginya tak ada.
Saat ditanya perasaannya, ia mengaku hanya ingin pulang dan memperoleh ganti rugi dari perusaahaan rokok. "Saya minta perusahaan rokok mau ganti rugi,β tutup Andi.
Insiden meledaknya rokok ini terjadi pada Kamis 28 Januari sekitar pukul 18.30 WIB di Jl Teuku Umar No 1, Cibitung, Bekasi. Kala itu Andi Susanto membeli rokok warna putih yang dibelinya di warung milik Bu Panji, tetangganya.
Akibatnya, Andi terluka parah di bagian bibirnya. Tidak hanya itu, 5 gigi Andi juga tanggal akibat ledakan tersebut. (mad/mad)











































