PDIP Ambil 6 dari 14 Kursi DPR Dari Surakarta

PDIP Ambil 6 dari 14 Kursi DPR Dari Surakarta

- detikNews
Sabtu, 24 Apr 2004 14:52 WIB
Solo - Di wilayah Surakarta PDIP masih cukup berhasil menjadikan 6 calegnya sebagai anggota DPR RI. Meski rata-rata mengalami penurunan, PDIP masih menang di daerah basisnya itu kecuali di Karanganyar. Sementara partai baru yang berhasil mendapat kursi ke DPR adalah PKS dan Partai Demokrat.Enam kabupaten dan satu kota di Surakarta masuk dalam daerah pemilihan (DP) Jawa Tengah 4 dan 5. Untuk DP Jateng 4 meliputi Sragen, Karanganyar, dan Wonogiri. Dari DP ini enam kursi DPR diperebutkan. Sedangkan Solo, Sukoharjo, Boyolali, dan Klaten masuk dalam DP Jateng 5 yang memperebutkan delapan kursi.Kemenangan Partai Golkar di Karanganyar ternyata tidak banyak mempengaruhi perolehan kursi DPR dari daerah itu. Hal tersebut karena kemenangan Golkar di Karanganyar sangat tipis, sedangkan di Sragen dan Wonogiri perolehan suara PDIP masih cukup dominan. Dari DP ini Golkar hanya mampu memperoleh satu kursi dengan kembali mendudukkan Hajriyanto Thohari ke Senayan.Hajri yang memang berasal dari Karanganyar tersebut selama ini memang sudah anggota DPR RI. PDIP mampu mendapat tiga kursi DPR yaitu untuk Sumaryoto yang saat ini masih menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPR, Bambang Wuryanto, dan pengusaha Tjiandra Widjaja. Upaya Wiryanti Sukamdani menjadi anggota DPR kandas, karena putri bos Grup Sahid ini hanya berada di urutan keempat.Dua kursi lain dari DP Jateng 4 diambil oleh PAN dan PKS. PAN mengantarkan nama Tuti Indarsih Loekman Soetrisno dan PKS menempatkan Matri Agung sebagai anggota DPR RI untuk lima tahun kedepan.Dari DP Jateng 5, PDIP juga hanya mampu meraih tiga kursi DPR, yakni untuk ketua DPP PDIP Gunawan Wirosarojo, Nusyirwan Soejono, dan kepala rumah tangga DPP PDIP Aria Bima yang memperoleh kursi dari sisa suara. Sedangkan putri Paku Buwono XII, Koes Moertijah, yang berada di urutan keempat tidak lagi bisa duduk di Senayan.Partai Golkar juga hanya mampu merebut satu kursi di Senayan, yaitu untuk orang dekat Akbar Tandjung, Suharsoyo. Sedangkan tiga kursi lainnya diraih oleh PAN, PKB, PKS, dan Partai Demokrat. PAN mengusung nama Marwoto Mitrohardjono, salah seorang penasehat ekonomi Amien Rais. PKB mengukuhkan Mufid Rahmat, ketua GP Ansor Jawa Tengah.Partai Demokrat mengantar nama Soekartono Hadiwarsito sebagai anggota DPR RI. Sedangkan PKS mengantarkan Mutammimul Ula, ketua departemen hukum dan advokasi DPP PKS. Kedua partai baru ini dalam Pemilu yang lalu secara mengejutkan mendapatkan dukungan suara cukup banyak di berbagai tempat.Perhitungan akhir yang dilakukan KPU kota/kabupaten di masing-masing daerah, PDIP masih memperoleh dukungan kuat di Surakarta yang selama ini dikenal sebagai kandang banteng moncong putih itu. Tetapi khusus di Kabupaten Karanganyar, PDIP menelan pil pahit dipecudangi Golkar. Konflik internal yang berlarut-larut membuat massa PDIP lari ke Partai Pelopor dan Golkar.Di Karanganyar Partai Golkar memperoleh 123.815 suara, PDIP 113.549 suara, PKS 41.533 suara, Partai Demokrat 38.829 suara, PAN 29.625 suara, Partai Pelopor 26.955 suara. Di Sragen PDIP mendapat 243.117 suara, Partai Golkar 68.758 suara, PAN 35.598 suara, Partai Demokrat 30.238 suara, PKS 27.736 suara, PKB 20.851 suara.Di Kabupaten Wonogiri PDIP mendapat 301.607 suara, Partai Golkar 151.526 suara, PAN 36.230 suara, PKS 29.242 suara, Partai Demokrat 20.713 suara, PPP 14.143 suara.Di Boyolali PDIP mendapat 136.890 suara, Partai Golkar 120.740 suara, PAN 84.040 suara, PKB 42.899 suara, PPP 38.921 suara, PKS 29.412 suara. Di Klaten PDIP memperoleh 261.851 suara, Partai Golkar 117.069 suara, PAN 113.434 suara, PKB 46.870 suara, PKS 41.511, PPP 28.262 suara.Untuk Sukoharjo PDIP mendapatkan 172.019 suara, PAN 66.257 suara, Partai Golkar 61.543 suara, PKS 35.198 suara, PPP 28.435 suara, Partai Demokrat 27.281 suara. Sedangkan untuk Kota Solo PDIP menangguk 104.375 suara, PAN 42.118 suara, Partai Golkar 32.404 suara, Partai Demokrat 28.323 suara, PDS 26.015 suara, dan PKS 24.730 suara. (djo/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads