Sebelumnya demonstran KAPAK sempat tertahan oleh barikade polisi di Jl Juanda. Mereka bermaksud ke Istana melalui Jl Veteran, Jakarta, Kamis (28/1/2010). Akhirnya demonstran kembali ke depan Istana, namun petugas Brimob bertameng sudah siap menghadang.
Tidak bisa menembus barikade, mobil soundsystem demonstran KAPAK mendekati barikade Brimob yang hanya berjarak 1 meter. Orator demo meminta agar demonstran melempar peti mati ke Istana.
Akhirnya demonstran melempar 2 peti mati bertuliskan 'Alm Boediono' dan 'Alm Sri Mulyani' yang mereka arak ke Istana. Saat sampai ke tanah, peti mati itu berantakan. Enam ekor tikus putih yang terdapat dalam sangkar yang demonstran arak juga ikut dilempar.
(nik/iy)











































