Aksi di Kantor Bank Indonesia Denpasar, Jl Cokorda Agung Tresna di gelar oleh 100 mahasiswa BEM Universitas Udayana dan 20 orang dari Sukarelawan Perjuangan Rakyat untuk Pembebasan Tanah Air (Spartan). Mereka datang secara bergantian.
Sedangkan 50 aktivis yang tergabung dalam Aliansi Rakyat untuk Demokrasi dan HAM (Ardham) berunjuk rasa di DPRD Bali, jalan dr Kusuma Atmadja, Denpasar, Kamis (28/1/2010).
Di DPRD Bali, aktivis menumpahkan kekesalannya kepada Fraksi Demokrat. Mereka mendesak fraksi pendukung SBY-Boediono keluar untuk menemui demonstran. Setelah beberapa saat, aktivis ditemui anggota DPRD Bali, kecuali Fraksi Demokrat.
"Di Pansus Century DPR RI, Fraksi Demokrat teriak membuat onar tapi di Bali, Demokrat tidak bersuara," kata seorang aktivis dalam orasinya.
Ardham menilai 100 hari pemerintahan SBY-Boediono hanya janji manis belaka. Pemerintahan SBY kegagalan dalam 100 hari kerjanya.
Aktivis juga menuntut penuntasan skandal Bank Century, memberantas mafia peradilan, dan menghentikan diskriminasi hukum bagi rakyat kecil.
Sementara itu, mahasiswa BEM Universitas Udayana tidak berhasil menembus pintu masuk BI Denpasar karena ditahan aparat keamanan. BEM Unud dan Spartan menuntut SBY-Boediono mundur karena kinerjanya mengecewakan rakyat.
(gds/djo)











































