Ratusan Buruh di Sumut Demo Tolak AC-FTA

Ratusan Buruh di Sumut Demo Tolak AC-FTA

- detikNews
Rabu, 27 Jan 2010 17:06 WIB
Medan - Sedikitnya lima ratus buruh dari berbagai elemen serikat pekerja di Sumatera Utara (Sumut) menggelar aksi demonstrasi di gedung DPRD Sumut, Jl. Imam Bonjol Medan, Rabu (27/1/2010). Mereka mendesak pemerintah segera membatalkan Asean China-Free Trade Agreement (AC-FTA) karena dinilai dapat mematikan usaha rakyat dan memicu tingginya angka pengangguran.

Selain membawa spanduk dan poster yang menyatakan penolakan terhadap FTA, para buruh juga  menggelar orasi. Para buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Republik Indonesia (SBRI) Sumatera Utara ini, secara tegas menyatakan, perdagangan bebas antara pemerintah Indonesia dengan China, hanya akan membunuh perusahaan dalam negeri.

Perdagangan bebas ini membolehkan produk China masuk ke Indonesia. Akibatnya, produk China akan membanjiri pasar dalam negeri. Sejumlah perusahaan dalam negeri yang tidak mampu bersaing terancam gulun tikar. Dampaknya, ribuan karyawan akan mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara besar- besaran.

Ketua SBRI Sumut, Golan Hasibuan mengatakan, sedikitnya sepuluh sektor industri dalam negeri terancam mati, seperti sektor industri permesinan, perkebunan dan pertanian, industri makanan dan minuman, industri petrokimia, industri elektronik, industri besi baja, industri tektil, industri alas kaki, industri plastik dan industri jasa permesinan.

"Untuk ini, buruh Sumatera Utara mendesak pemerintah SBY-Boediono, segera membatalkan perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan China. Jika tidak, buruh seluruh Indonesia akan bergerak mendesak SBY-Boediono mundur dari jabatannya," kata Hasibuan.

Menurut Hasibuan, sejumlah Usaha Kecil dan Menengah (UKM) mulai menggeliat bangkit pasca krisis moneter. Setelah pemberlakukan FTA, UKM terancam gulung tikar Karena produk China yang harganya jauh lebih murah, membanjiri pasar dalam negeri.

(rul/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads