Ketiga relawan itu Saradh Nathan, Pamela Poor dari Australia dan Jesica dari Canada. "Mereka baru saja datang dari Jakarta sekitar pukul 15.00 WIB dan langsung ditangkap," kata aktivis Perhimpunan Rakyat Pekerja, Mahendra, saat dihubungi melalui telepon, Selasa, (26/1/2010).
Mereka datang untuk meneruskan program kampanye penyemalamat pengungsi Tamil yang terdampar di Pelabuhan Merak. Saat ketiganya sedang berada di dekat tempat pengusian atau Pelabuan Kiat Indah, sejumlah aparat mendatangi dan membawa mereka tanpa menunjukan surat penangkapan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nasib para pengungsi Tamil hampir 3 bulan tidak menentu. Selama ini mereka harus hidup dalam sebuah kapal berukuran 100 kaki persegi. Kapal yang ditujukan untuk menampung sekitar 40 hingga 50 orang itu disesaki oleh lebih dari 200 orang.
Mereka bertahan hidup dengan satu buah toilet dan kebutuhan dasar mereka tidak memadai. Belum lagi ditambah cuaca yang tidak bersahabat dengan angin kencang dan hujan deras. Kondisi tersebut mengakibatkan banyak diantara mereka yang terjangkit penyakit seperti gatal-gatal dan diare.
"Kini mereka masih di kantor polisi," pungkasnya.
(asp/ndr)











































