Aksi pembakaran foto kepala negara itu dilakukan para mahasiswa yang menamakan diri Front Mahasiswa Makassar Anti Rezim SBY saat menggelar jumpa pers di Kafe Metro, Jl Pelita Raya, Makassar (26/1/2010).
Koordinator Front Mahasiswa Makassar, Rizal, mengaku kecewa dengan kinerja 100 hari pemerintahaan SBY-Boediono. "Dalam 100 hari pemerintahannya, tidak ada satupun hal yang baik dilakukan oleh presiden kita, contohnya bisa kita lihat dalam sikapnya atas kasus Bank Century," ujar Rizal.
Dalam kesempata itu Rizal juga berjanji akan menggelar aksi pada 28 Januari dengan damai. Mereka tidak akan mengulangi sikap brutal yang dilakukan saat demo Hari Anti Korupsi pada 9 Desember 2009 lalu.
Di tempat terpisah, Kapolda Sulselbar Irjen Adang Rochjana, menegaskan akan memperketat penjagaan sejumlah tempat pada 28 Januari. Adang tidak ingin kecolongan lagi seperti tanggal 9 Desember 2009 itu.
"Kami akan memperketat pengamanan dan mengawal aksi mahasiswa agar tertib dan lancar," kata Adang.
(mna/djo)










































