"Saya cuma diberi, tidak tahu menahu. Kalau mau ditarik, silakan saja," kata Roy saat berbincang dengan detikcom, Jumat (22/1/2010).
Pengadaan komputer baru bagi anggota DPR memang diperlukan untuk menggantikan komputer lawas. Namun Roy menilai pengadaan komputer tidak perlu terlalu mewah. "Kalau dikatakan perlu, memang perlu. Kalau dikatakan mewah, memang ini terlalu mewah. Kalau memang ada pengadaan tidak perlu semewah ini," kata Roy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditanya apakah komputer dengan spesifikasi canggih itu bisa dimanfaatkan maksimal anggota Dewan, Roy enggan berspekulasi. "Saya tidak boleh mengukur kemampuan rekan yang lain, mungkin ada yang bisa memanfaatkan mungkin juga ada yang tidak," kata Roy yang mengaku komputer itu hanya dijadikan backup untuk laptop canggihnya.
(lrn/iy)











































