Roy: Jadi Populer, SBY Harus Berterima Kasih pada TK

Roy: Jadi Populer, SBY Harus Berterima Kasih pada TK

- detikNews
Selasa, 20 Apr 2004 11:52 WIB
Jakarta - Taufiq Kiemas (TK) menjadi bahan sindiran di kalangan DPP PDIP. Misalnya saja, kemenangan Partai Demokrat (PD) lebih disumbang oleh "prestasi" TK yang sempat menyatakan SBY adalah anak kecil."SBY harus berterima kasih pada Kiemas. Yah, itu rejekinyalah," komentar salah satu ketua DPP PDIP saat dihubungi wartawan per telepon, Selasa (20/2/2004).Seperti diketahui, sebelum mundur dari menko polkam, SBY sempat "dianiaya" TK. Setelah mundur, popularitasnya meroket sehingga PD, partai besutan SBY, pun turut melambung.Lebih lanjut Roy bicara soal koalisi. "Secara logika politik, yang paling masuk akal adalah duet Mega-Hamzah," kata Roy. Bahkan Roy mengaku, jauh-jauh sebelum pemilu, dia mengusulkan penggabungan/koalisi kekuatan nasionalis dan religius yang tidak terikat pada figur sehingga Hamzahlah yang dipilih."Dan secara matematis, kekuatan PDIP-PPP sekitar 28%. Parpol-parpol lain juga sama, tidak jauh beerda. Golkar hanya 21%. Mungkin dia ditambah dengan yang lainnya," kata Roy.Roy optimis duet Mega-Hamzah akan menang. "Ini di tangan rakyat. Menang atau tidak, perlu perjuangan dari dua partai (PDIP-PPP)," kata Roy. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads