"Ini pertanyaan mengandung tekanan dan ancaman. Saksi kita bukan pesakitan atau terdakwa," ujar anggota pansus dari Partai Demokrat, Didi Irawadi saat rapat pansus Century, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (19/1/2010).
Menanggapi protes tersebut, Harry mengatakan, nada bicaranya memang seperti itu tanpa bermaksud menekan saksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saya tidak marah-marah," jawab Harry menyikapi komentar Didi.
Mendengar sanggahan Harry tersebut, Didi mengatakan, sebaiknya tidak perlu dengan nada seperti itu karena khawatir akan kesehatan Rudjito.
"Pak Harry memang tidak marah tetapi mengingat kesehatan saksi, tolong dilembutkan," sahut Didi.
Malas berdebat, Harry pun langsung bertanya kepada Rudjito. "Saya tanya saja pada saksi, apa gaya saya membuat bapak tidak sehat?," tanya Harry yang langsung disambut tawa anggota pansus.
Menanggapi pertanyaan Harry, Rudjito pun akhirnya buka suara. "Saya berharap mudah-mudahan tidak. Nanti kalau saya sakit bapak bertanggung jawab juga," jawab Radjito yang lagi-lagi disambut tawa peserta pansus.
(ddt/yid)











































