"Minggu depan kita akan mendata anak-anak jalanan yang menjadi korban sodomi buat mencari oknum-oknum seperti Baekuni," kata Kasat Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Nico Afinta di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Jumat (15/1/2010).
Dalam mendata anak jalanan itu, Polda Metro Jaya akan bekerjasama dengan Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) dan Dinas Sosial DKI Jakarta. Kepada para orang tua yang pernah kehilangan anak laki-laki berusia 6-12 tahun dalam kurun waktu 10 tahun terakhir dan hingga kini belum ditemukan juga diminta melapor ulang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara untuk mencari kemungkinan adanya korban-korban lain dari Babe, maka Polda Metro Jaya melakukan koordinasi dengan Polda Jawa Barat dan Jawa Tengah. Polda Jabar dipilih karena korban pertama Babe adalah warga Kuningan, Jabar, sedangkan Polda Jateng terkait korban bernama Rio yang ditemukan pada 14 Januari 2008.
"Korban ditemukan dengan mengenakan pakaian karate bertuliskan INKAI Jateng," jelas Nico.
(lh/iy)











































