Demikian menurut pernyataan PBB yang dirilis di New York, AS seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (13/1/2010).
"PBB bisa mengkonfirmasi bahwa marka besar misi stabilisasi PBB di Port-au-Prince, Haiti telah mengalami kerusakan serius beserta instalasi-instalasi PBB lainnya," demikian statemen PBB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gempa yang mengguncang Haiti pada Selasa, 12 Januari waktu setempat merupakan yang terdahsyat di negeri itu dalam kurun waktu lebih dari 200 tahun. Akibat gempa itu, sebuah rumah sakit ambruk. Istana Nasional Haiti pun rusak parah.
Gedung-gedung besar lainnya juga ambruk. Seorang pekerja kemanusian mengungkapkan, ratusan orang bahkan mungkin ribuan orang tertimpa puing-puing bangunan.
Menurut saksi mata, tubuh-tubuh manusia bergelimpangan di jalan-jalan. Bahkan seorang pejabat AS menyebutkan kondisi di Haiti "total bencana dan kekacauan". Sejauh ini belum ada laporan mengenai jumlah korban jiwa. Namun diperkirakan banyak yang menjadi korban dalam bencana alam ini.
(ita/iy)











































