"Beliau (Mahfud) simpati terhadap semua masalah yang menimpa Susno terkait yang dipermasalahkan orang atau terkait dihebohkannya Pak Susno dalam kaitannya berbagai hal," papar Ketua Granat Henry Yosodiningrat.
Henry mengatakan itu usai bertemu secara informal dengan Mahfud di kediaman dinasnya, Komplek Widya Chandra, Jakarta, Senin (11/1/2010).
Seharusnya dalam pertemuan tersebut, Susno ikut hadir. Namun Susno membatalkan kedatangannya ke rumah Mahfud.
"Saya tetap harus ke sini dong untuk sampaikan (ke Mahfud) minta maaf (Susno) nggak bisa hadir," jelasnya.
Henry menampik jika pertemuan ini terkait masalah yang sedang menerpa Susno. Agenda pertemuan mereka hanyalah untuk berbincang-bincang saja.
"Ini cuma silaturahmi biasa. bukan silaturahmi politik," candanya.
Ia juga membantah jika diposisikan sebagai pengacara Susno. Henry hanya merasa prihatin dengan berbagai persoalan yang sedang dihadapi oleh mantan Kabareskrim tersebut.
Menurutnya, beban yang sedang dipikul Susno sangat berat. Bahkan saudara Susno sekalipun, anggota polisi, khawatir untuk berkunjung ke rumahnya.
"Susno kan sekarang dianggap orang sebagai penyakit menular," tambahnya.
Henry berencana akan mempertemukan Susno dengan pihak-pihak yang selama ini berpandangan keliru. Termasuk dengan KPK.
"Saya akan lihat lagi kemungkinannya, tidak mustahil. Sejauh orang yang ingin membuka diri untuk bersilahturahmi," tandasnya. (mok/mad)











































