Mansor Mohammed Asad dikeluarkan dari pesawat Northwest Airlines di Bandara Internasional Miami pada Rabu, 6 Januari larut malam waktu setempat. Pesawat tersebut bertujuan ke Detroit, AS.
Saat ini Asad ditahan di Miami.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden itu terjadi saat pesawat tersebut berada di landasan Bandara Internasional Miami sesaat sebelum lepas landas. Persiapan akhir untuk lepas landas terganggu akibat komentar Asad tersebut.
Kejadian ini terjadi di tengah meningkatnya kewaspadaan bandara-bandara AS menyusul percobaan peledakan pesawat Northwest Airlines pada 25 Desember lalu.
Sebelumnya Bandara Bakersfield di California sempat ditutup selama berjam-jam akibat seorang pria yang membawa lima botol berisi cairan mencurigakan di dalam pesawat. Hasil tes awalnya menunjukkan bahan tersebut positif mengandung bahan peledak. Namun hasil tes lebih jauh menunjukkan bahwa bahan yang dikira berbahaya tersebut hanyalah madu.
Kemudian pada Kamis, 7 Januari, dua jet tempur F-15 milik AS dikerahkan untuk mengejar dan mengawal sebuah pesawat komersial menuju ke bandara asal di Portland. Jet tempur F-15 itu dikerahkan setelah seorang penumpang pesawat tersebut bersikap mengganggu. Namun setelah sempat ditahan untuk diinterogasi, pria itu akhirnya dibebaskan.
(ita/nrl)











































