PDIP Siapkan 150 Pengacara
Selasa, 13 Apr 2004 18:15 WIB
Jakarta - PDIP sedang mengumpulkan data tentang berbagai kecurangan yang terjadi pada Pemilu legislatif. Sebanyak 150 pengacara yang tergabung dalam Tim Advokasi PDIP pun disiapkan untuk melakukan gugatan.DPP PDIP sendiri mengaku telah menemukan berbagai kecurangan baik dari proses pencalegan, pendaftaran pemilih, sampai kampanye, dan Pemilu itu sendiri."Kita menemukan terjadinya money politics di sebagian Sumatera, Gorontalo, dan Papua yang dilakukan oleh partai tertentu dan birokrat yang menjadi kader partai tertentu."Demikian kata anggota Tim Advokasi PDIP Trimedya Panjaitan dalam jumpa pers di Kantor DPP PDIP jalan Lenteng Agung Jakarta Selatan, Selasa (13/4/2004). Dia didampingi pengacara lain seperti Gayus Lumbun, Syarif Bustam, dan Warsito Sanyoto.PDIP, kata dia, juga menemukan adanya Pemilu susulan di Papua yang dilakukan pukul tujuh malam waktu setempat. Selain itu banyak kantong-kantong pemilih PDIP yang tidak terdaftar sebagai pemilih. Juga ditemukan banyak pelanggaran saat kampanye."Kita banyak dizalimi oleh parpol-parpol lain. Saat pemungutan suara, banyak aparat birokrasi menyukseskan partai tertentu. Masih terjadi serangan fajar. Banyak saksi PDIP yang diintimidasi," ujar Trimedya.Ketua Umum PDIP Megawati, lanjut dia, meminta agar kasus-kasus tersebut diproses secara hukum. Untuk itu di Jakarta sudah ada 150 pengacara, dan di daerah-daerah sudah ada 20 pengacara di masing-masing propinsi."Nanti setelah semua data kecurangan terdata, maka akan dilakukan gugatan secara serentak di seluruh Indonesia," ujar Trimedya.
(sss/)











































