"Saya tidak menyimpan sms itu, sms itu diperlihatkan orang lain kepada saya. Salah satu isinya berbunyi Gus Dur dibunuh di RSCM. Itu tidak benar," ujar Umar kepada wartawan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (5/1/2010).
Umar menceritakan, Gus Dur sendiri yang menginginkan dirinya dapat dirawat di rumah sakit Cipto Mangunkusumo, dan itu telah dilakukannya sejak awal tanun 90-an.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesempatan itu, Direktur RSCM Akmal Taher menegaskan bahwa kematian Gus Dur disebabkan oleh pembekuan darah di pembuluh darah besar dan gumpalan darah terdapat di beberapa di tempat lain yang mengganggu kerja jantung.
"Pada saat itu terjadi gangguan irama jantung hingga akhirnya jantung berhenti," kata dia pada wartawan.
(fiq/mad)











































