"Gus Dur itu tidak hanya berhak mendapatkan gelar pahlawan nasional, tapi juga berhak mendapatkan nobel," tegas Arif Afandi usai apel bersama dan penyerahan hadiah sekolah anti
narkoba di Gedung Dinas Pendidikan, Jalan Jagir, Surabaya, Senin (4/1/2009).
Keberanian Gus Dur dalam menembus batas-batas tabu diplomasi dan politik di Indonesia menjadikan sosok Gus Dur memiliki nilai lebih. Peran-peran Gus Dur yang menjadi presiden di berbagai komunitas dunia yang bergerak dibidang pluralisme, HAM dan demokrasi patut disejajarkan dengan peraih nobel lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadi Nama Jalan di Kota Surabaya
Tak hanya nobel perdamaian, Arif Afandi yang juga ketua Badan Narkotika Kota (BNK) Surabaya ini juga mengusulkan nama Gus Dur menjadi nama jalan di Kota Surabaya. Gus Dur merupakan mantan ketua umum PBNU 3 periode dan cucu pendiri NU KH Hasyim Asy'ari yang mendirikan NU di Surabaya.
"Surabaya sebagai basis dan tempat lahir NU menilai Gus Dur sangat layak mendapatkan penghargaan, untuk menjadikan nama jalan. Nanti kita proses," janji Arif yang juga calon walikota Surabaya periode 2010-2015 ini.
(gik/yid)











































