17 Parpol Demak Ancam Boikot Hasil Pemilu

17 Parpol Demak Ancam Boikot Hasil Pemilu

- detikNews
Kamis, 08 Apr 2004 15:45 WIB
Demak - Penggrudugan KPUD Demak oleh 17 perwakilan parpol yang menamakan diri sebagai Forum Komunikasi Partai-partai (FKPP) tak berhenti. Karena merasa tuntutannya tak digubris KPUD, FKPP bersepakat untuk memboikot tak menandatangi berita cara penghitungan suara.Dalam dialog yang berlangsung hampir 2 jam di kantor KPUD Demak, Jl. Kyai Turmudi, Kamis (08/04/2004), FKPP tetap menuduh KPUD telah salah prosedur dalam proses penghitungan suara. KPUD tak mengusut hilangnya 40 suara PKS di Desa Sidogemah Sayung, 20 suara Partai Demokrat di Desa Dempet, dan lain-lain."Tidak hanya itu saja, terakhir kami mendapat kabar bahwa di TPS I - VI Desa Katonsari, suara Partai Demokrat antara TPS, PPS, dan PPK berbeda. Itu juga harus diusut oleh KPUD," kata salah satu anggota FKPP Supriyanto kepada wartawan usai dialog.Menanggapi hal itu, Ketua KPUD Demak Ratno Adji menyatakan, pihaknya akan mengecek laporan dari FKPP. "Kami akan mengecek segera dan kalau memang itu benar, maka kami akan meralatnya sesuai data di TPS," tutur Aji yang sebelumnya sempat tidak mau menemui wartawan ini.Tapi, seluruh anggota FKPP tak menerima pernyataan Ratno Aji. Mereka meminta KPUD membuka kotak suara untuk membuktikan benar-tidaknya kasus-kasus tersebut. Seluruh anggota FKPP ingin melihat secara langsung.Terhadap tuntutan FKPP untuk membuka kotak suara yang telah dihitung, KPUD tidak berani melakukannya. "Tidak ada satu pun payung hukum yang dapat melegalkan tindakan itu. Kami tidak berani melakukannya," terang Aji.Karena keduanya tetap pada pendiriannya, dialog tersebut tak menghasilkan apa-apa. Anggota FKPP bubar begitu mendengar bahwa KPUD tak bisa memenuhi tuntutan mereka. Sambil ngomel-ngomel mereka meninggalkan ruangan."Kalau mereka tak mau memenuhi tuntutan kami, jangan salahkan kami kalau saat penandatanganan berita acara penghitungan suara kami tak datang. Satu dari kami tak akan menandatangani berita acara tersebut. Dengan begitu, pemilu di Demak gagal," ancam Koordinator FKPP Budi Ahmadi. (nrl/)


Berita Terkait