"Tanyakan ke Setneg, itu kan mobil negara. Kalau negara mau memberikan, ya tidak apa-apa juga, kan itu uang rakyat diberikan pejabat. Saya kira ya tidak apa-apa," kata Priyo kepada wartawan saat melangkah keluar mobil barunya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (30/12/2009).
Menurut Priyo, tidak ada yang istimewa dari mobil dinas barunya yang seharga Rp 1,3 miliar itu. Mobil pribadinya, lanjut Priyo, jauh lebih mewah dan nyaman. "Itu kan mobilnya biasa-biasa saja. Masih bagus Volvo saya," pamernya.
Mengenai rekan sesama pimpinan DPR yang tidak mau menerima mobil dinas baru, Priyo tidak mau berkomentar. "Itu kan pendapat masing-masing pribadi," kilahnya.
Priyo mengaku menggunakan mobil dinasnya jika ke kantor DPR. "Kalau ngantor pakai Crown kalau aktivitas lain Saya pakai Volvo," tutupnya sembari tersenyum.
(van/yid)











































